|
TIPS BERBICARA DI RADIO
Banyak professional dan pebisnis yang menganggap bahwa berbicara di
studio radio atau TV sama gampangnya dengan berbicara dengan teman atau
anak buah di ruang rapat. Tapi ternyata anggapan ini tak sepenuhnya
benar. Setidaknya sebuah pengalaman saya membuktikan.
Saat
saya masih menjadi manager promosi sebuah pusat belanja, saya pernah
mendampingi dua orang direktur saya untuk melakukan talkshow di radio.
Dan selain itu ada seorang teman manager yang juga ikut.
Di
perjalanan hingga di dalam studio kami banyak tertawa. Tetapi ketika
produser mulai memutar musik pembuka lalu presenter menyampaikan kata
pengantar, saya melihat ekspresi kedua pimpinan dan teman saya itu agak
tegang.
Untunglah sang presenter memahami situasinya sehingga ia berusaha
mencairkan suasana dengan canda dan pertanyaan yang ringan-ringan.
Akhirnya, rasa canggung mungkin hanya di 5 menit pertama, setelah itu
proses talkshow berlangsung dengan lancar. Bahkan salah satu pimpinan
saya, karena asyiknya, tidak sadar telah mendominasi pembicaraan. Setiap
pertanyaan yang belum selesai dilontarkan oleh mbak presenter langsung
disahutinya. Yang lain hanya terbengong-bengong.
Hingga break iklan yang kedua, tinggal satu orang yang masih belum
bersuara. Dia adalah Bos yang satu lagi! Mbak presenter yang cantik itu
bertanya dengan hati-hati, “Kenapa Bapak nggak ikutan ngomong?”
“Nggak usahlah… nanti saya salah ngomong.” Sambil melipat tangannya.
“Lho, kan Bapak sudah siap bahannya…” sahut saya.
“Nggaklah. Kalian saja. Suara saya pecah, nanti nggak enak kedengerannya…
Lagipula, saya bingung, gimana cara ngomong ke orang-orang yang nggak
ada di depan saya…”
Kami
mengangguk. Maklum dengan keraguan Bos untuk mengeluarkan suara. Beliau
memang sudah terbiasa berbicara di depan puluhan, bahkan ratusan anak
buahnya. Tetapi beliau sama sekali tidak terbiasa berbicara di depan
microphone di studio tertutup dengan seperangkat peralatan canggih!
sayang sekali.
Memang, berbicara di radio, apalagi di TV, berbeda dengan berbicara di
kantor, di dalam rapat, maupun di atas panggung. Untuk berbicara di
radio, BBC memberikan tips sebagai berikut:
1.
Tenang. Suara bicara yang alamiah kadang-kadang terlalu cepat
untuk pendengar oleh karena itu tenanglah suaranya dan perlahan-lahan
menyampaikan informasi yang Anda sampaikan.
2.
Buatlah setiap kata-kata itu berarti. Baca naskah dengan rasa
percaya diri dan katakan setiap kata dengan tepat. Jangan mengakhiri
kalimat tidak lengkap.
3.
Bersikaplah seolah-olah Anda bicara kepada seseorang. Bayangkan
Anda menceritakan sesuatu kepada satu orang di dalam pikiran Anda.
4.
Hindari rasa canggung dan gelisah. Nanti kedengarannya aneh di
telinga pendengar.
5.
Tersenyumlah. Mungkin ini terdengar baik, seperti Anda lihat
sendiri kadang-kadang sikap tersenyum membuat suara lebih bersahabat.
6.
Ingat suara Anda bagus seperti orang lain. Setiap orang bisa
bicara lamban atau menyajikan dengan jelas tidak jadi soal apakah aksen
anda tinggi atau rendah.
Salam cemerlang,
Frans budi |