|
Teknik
Presentasi Instant ala ABCD
Oleh:
Ronny F. Ronodirdjo
Ada-ada saja anak muda
sekarang, berbagai bahasa slank yang unik diciptakan dan mampu
mengundang senyum. Kemarin, salah satu sepupu saya pulang dari suatu
seminar motivasi yang berharga mahal, sambil bersungut-sungut. Tentu
saja mengundang rasa ingin tahu saya untuk menanyakan kenapa ia
bersungut-sungut? Dia jawab “Ketik reg : A spasi B spasi C spasi D….,
Aduh Bo’ Capek Deeeeeh”. Lho…, maksudnya apa?
Kata “capek deh” semacam
itu merupakan ekspresi kejengkelan akan suatu proses yang dirasa
membosankan, garing, nyebelin, dan seterusnya. Intinya hanya omong
kosong, dan cuma bikin capek saja. Bahkan ada yang lebih lucu cara
mengekspresikan kejengkelannya. “Isi BH apa????, Tetek deeeeeh!” Ya
ampun, plesetannya capek deh. Ada lagi yang bilang “Limapuluh kali dua
…., Cepek deeeeeh!”
Fenomena menghadiri seminar
semacam itu kerap kali terjadi di luar sana. Seorang motivator terpaksa
bicara dalam waktu pendek -demi ngejar argo- mumpung ada yang meminta
ngomong. Pembicaraan yang tidak ditata dengan baik, sekalipun isinya
mungkin baik. Walhasil, peserta merasa tidak mendapat apa-apa kecuali
semangat saat di ruang seminar saja. Mungkin kalau pinjam istilah Tukul
“Bicara kamu itu Singkat, Padat dan Ngawur….! Hehehe”
Rekan-rekan yang berprofesi
dalam dunia seminar atau training motivasi sering dihadapkan pada
permintaan yang mendadak dari klien :
-
“Saya ingin suatu
seminar 1 jam, acaranya besok siang ya Pak.?”
-
“Bisakah Anda mengisi
seminar 30 menit dalam acara Sales Gathering untuk memotivasi
salesperson kami?”
Tulisan ini akan mengulas
mengenai cara membuat presentasi instant untuk suatu durasi 60 menit.
Disebut presentasi instant karena tidak perlu waktu lama dalam
merancangnya. Di dunia presentasi, salah satu tools yang terkenal untuk
membuat presentasi instant adalah Think On Your Feet (TOYF). Jika Anda
sudah menguasai TOYF itu, artikel ini akan lebih membantu.
Formula Instant untuk Presentasi Instant
Dalam situasi yang
menantang semacam itu, formula berikut bisa anda pakai untuk
mempersiapkan suatu seminar, presentasi atau ceramah pendek. Formula ini
sangat mudah diingat, namun demikian tatap memiliki efek yang kuat.
Presentasi Instan = A + B +
C + D
Tentunya ABCD ini berbeda
dengan Aduh Bo’ Capek Deh yang diuraikan di awal artikel ini. Formula
ABCD ini mengandung makna sebagai berikut :
• A : Aha!
• B : Bahas alasan
• C : Contoh-contoh yang
impresif
• D : Dengan Demikian ….
Penjelasan Formula ABCD
- A -
Aha! Awali seminar dengan
cara memunculkan pikiran Aha! Yakni kondisi yang mencerahkan,
mengagetkan, memelongokan, mengocok perut, dan seterusnya. Kalau teman
saya di televisi sering menyebut sebagai “Stop Effect”, teman di dunia
entertain sering menyebut sebagai “Wow effect”.
Rancang pembukaan Anda
dengan memunculkan efek tersebut secara dramatis. Lontarkan suatu
pertanyaan yang positif-provokatif, cerita yang mengguncang, pernyataan
yang membangkitkan minat, atau kisah yang lucu inspiratif. Hati-hati,
jangan sampai terjatuh pada “Ah basiiiiii….” Pastikan cukup genuine
ataupun cukup original.
Di tahap awal ini dalam
istilah NLP adalah break pattern, yaitu memutus suatu pola yang biasa
terjadi dalam neurologis pemirsa. Umumnya pemirsa datang ke suatu
seminar/presentasi sudah terbiasa pada jenis pembukaan yang standar,
adanya perkenalan, basa-basi dan sebagainya. Dengan memberikan pembukaan
yang berbeda, anda akan memutus pola neurologis mereka, dan dengan
demikian membuat RAS (reticular activator system) mereka terbuka. RAS
adalah pintu masuk / jalur antara alam sadar dan alam bawah sadar.
Pada saat RAS terbuka,
mereka sebenarnya siap dimasuki ide oleh Anda. Ini adalah dasar dari
ilmu gendam atau shock hypnosis. Putuskan suatu pola, pada saat yang
tepat masuki dengan suatu perintah/ide.
- B -
Bahas Alasan Begitu RAS
bisa Anda buka, cepat-cepat Anda beralih ke tahap dua ini sebelum RAS
tertutup lagi loop-nya. Loop tertutup apabila pemirsa merasa sudah
mendapat jawaban sendiri atau kehilangan daya tarik karena terlalu lama
tidak dimanfaatkan oleh pembicara dengan baik. Pada tahap ini jelaskan
secara mantap apa pentingnya mendengarkan presentasi ini bagi audiens.
Di sini Anda menjual manfaat pada pendengar agar mereka bepikir “Apa
untungnya bagi saya mendengarkan Anda?”
Anda pasti masih mengingat
metaprogram Arah Motivasi (lihat di artikel Metaprogram), disebutkan ada
dua arah motivasi manusia (moving toward dan moving away). Ada manusia
beraksi atas dasar ingin mengejar sesuatu (moving toward) dan ada yang
beraksi dalam menghindari sesuatu (moving away).
Nah, bahas alasan dari dua
sudu pandang ini. Apa manfaatnya presentasi Anda untuk pendengar, dan
apa ruginya bagi yang tidak mendengarkan informasi ini. Bahas secara
elegan dan inklusif (memasukkan audiens dalam pembicaraan Anda).
- C -
Contoh kasus / ide Di
sinilah bagian utama pembicaraan Anda, ide pokok yang ingin Anda
sampaikan pada pemirsa. Paparkan 3 contoh/ide untuk menggambarkan poin B
di atas. Gunakan data-data sebagai ilustrasi, jika tidak punya data
gunakan kisah yang memiliki kekuatan metaforik.
Jumlah contoh jangan
terlalu banyak, paling ideal adalah 3, jika waktu Anda panjang bahas
tiga contoh itu masing-masing menggunakan 3 sub contoh lagi. Ini adalah
teknik yang biasa dipakai oleh TOYF, yakni memilah ide menjadi 3 bagian
presentasi secara sistematik. Sebutlah istilahnya adalah MECE : Mutual
Exclusive, Comprehensive Exhausted. Artinya “setiap ide harus terpisah
satu sama lain, dan keseluruhan ide harus secara lengkap membentuk
konsep”.
Anda dapat memilah ide
secara waktu : Sebelum, ketika, sesudah. Misal sebelum menggunakan mesin
X, saat menggunakan mesin X dan rencana setelahnya. Demikian pula bisa
memilah ide dengan menggunakan cara lain semisal : Ide Pro, Ide Kontra,
Jalan Keluar yang paling baik. Ide sistemik akan membuat pendengar lebih
mudah mengorganisasikan dalam pikiran mereka. Membentuk jalur neurologis
secara lebih mudah dan cepat, dan memiliki pola tertentu.
- D -
Dengan Demikian Setelah
selesai Anda menguraikan dengan sistemik, lakukan penutupan dengan
diakhiri suatu saran untuk bertindak. Dimulai dengan kata “Dengan
demikian, pada saat Anda nanti mengalami…..”
Ini yang namanya “future
pacing”, yakni bawa pendengar ke suatu situasi/kondisi tentatif di masa
datang. Future pacing adalah kegiatan semacam ‘mental rehearsal’ yang
dilakukan tanpa disadari oleh pemirsa. Tunjukkan pada suatu situasi
dimana pemirsa akan memerlukan apa yang Anda baru saa jelaskan.
Gunakan kata-kata yang
motivatif untuk mempraktekkan apa yang Anda sarankan pada bagian
sebelumnya. Kapan mereka harus melakukan, berikan beberapa contoh
situasi secara gamblang (vivid). Contoh yang gamblang akan membuat jalur
neurologisnya menjadi semakin kuat. Demikian, semoga artikel ini menjadi
vitamin yang menyegarkan dihari-hari saat Anda harus memberikan
presentasi/seminar pendek. Jangan sampai audien Anda mulai berkata “Pak
Ogah banget…., cepek deeeeeh!”
sumber: milis TCI
*******
|