|
Menulis
Surat Lamaran Kerja
Menurut
Dr.Rheinald Kasali, kebanyakan dari kita tidak punya dasar pengetahuan
dalam menulis surat lamaran dan jadinya malah surat lamaran ‘asal
jadi’.Padahal di Amerika, malah ada orang-orang yang pekerjaannya khusus
membuat surat lamaran!Kenapa begitu?Soalnya, surat lamaran itu
vital.Dari situlah dapat terbaca seberapa besar minat kita terhadap
pekerjaan yang kita lamar. Dan seberapa kompeten kualitas diri kita
untuk menduduki posisi tersebut.
Surat lamaran sebaiknya:
Impresif. Tidak terlalu menyombongkan diri, dan tidak terlalu
merendahkan diri.
Menarik minat calon atasan. Begitu dibaca, orang langsung tertarik
untuk mengetahui lebih lanjut seperti apakah anda.
Menyebutkan kualifikasi yang diraih
Mengunakan bahasa yang enak dibaca, ringkas, jelas, dan padat.
Hindari pengulangan kalimat tanpa penjelasan, penggunaan kalimat tidak
efektif, ejaan yang salah, maupun pengunaan tata bahasa yang buruk. Bila
perlu, beli buku yang berisi contoh-contoh surat lamaran.
Hindari mengunakan bahasa Inggris (jika tidak diminta) apabila anda
merasa bahwa kemampuan bahasa Inggris anda kurang baik. Daripada
ketahuan salahnya, lebih baik gunakan bahasa Indonesia saja.
Cantumkan tujuan dan alasan anda melamar
Jangan
sampai surat lamaran anda memberikan kesan kotor, seadanya. Gunakan
kertas yang bagus, bersih dan rapi, tidak usut, tebal, tidak
mudah robek. Hindari tipp-ex. Tinta juga jangan terlalu tipis supaya
mudah dibaca.
Menggunakan komputer. Memang ada beberapa perusahan yang meminta
agar surat lamaran ditulis dengan tangan. Tetapi jika tidak diminta,
lebih baik jika anda mengunakan komputer. Gunakakan pula printer inkjet
atau laser (jangan pula memakai printer dot matrix). Dengan demikian
anda tidak terlihat buta teknologi.
*******
|