|
Pentingnya Public
Speaking
Berbicara tidak dapat dilakukan hanya dengan membuka mulut dan
bersuara. Bebicara memiliki pola dan cara yang berbeda-beda. Berbicara
tidak dapat dilakukan hanya dengan asal bicara. Berbicara, harus jelas
dan dapat dimengerti. Berbicara dalam bahasa Indonesia berbeda dari
berbicara dalam bahasa lain. Berbicara untuk pergaulan berbeda dari
berbicara untuk karir, profesi dan bisnis. Berbicara formal tidak sama
dengan berbicara informal.
Sebagian besar proses dan jalan hidup setiap orang dewasa, menuntut
kemampuan berbicara sebagai orang dewasa. Sebagian besar, juga menuntut
kemampuan berbicara secara formal. Bukan bahasa sehari-hari, bukan
bahasa pasaran, bukan bahasa pergaulan, melainkan bahasa karir, bahasa
bisnis, bahasa profesi, bahasa resmi. Dalam prakteknya, tetap dibutuhkan
unsur tambahan berupa bahasa sehari-hari, pasaran atau pergaulan. Akan
tetapi, bahasa resmi tetap menuntut porsi terbesar dalam berkomunikasi.
Bahasa yang mencerminkan keseriusan. Bahasa yang mencerminkan pentingnya
pencapaian tujuan.
Bahasa itu, adalah bahasa public speaking. Bahasa untuk berbicara
kepada orang banyak. Bahasa yang tidak diperoleh sejak lahir. Bahasa
yang selama ini hanya diperoleh secara sambil lalu. Bahasa yang dikuasai
oleh sebagian besar dari kita, dengan cara-cara yang tidak pernah
disengaja, tidak pernah terstruktur atau tidak tersistem.
Itulah sebab utama, mengapa banyak sekali orang mengalami rasa gugup
dan takut saat harus berbicara di depan orang banyak. Saat harus
melakukan public speaking. Rasa gugup dan takut, yang muncul karena
tidak terbiasa dan tidak pernah secara sengaja memahami dan mempelajari
fenomena public speaking.
Padahal: Hampir setiap orang akan tampil sebagai public speaker, di
berbagai titik dalam hidupnya. Di dalam rumah tangga, di rapat RT, di
dalam politik, di kantor sebagai pemimpin, di sekolah sebagai aktivis,
di organisasi sebagai aktivis dan pengelola, sebagai pebisnis, sebagai
penjual, sebagai profesional.
Perusahaan dan pemberi kerja, secara konsisten memberi peringkat
tinggi pada keahlian public speaking, sebagai salah satu keahlian utama
yang menjadi syarat mutlak keberhasilan profesi dan bisnis.
Hasil riset dari The National Association of Colleges and Employers
(USA) – asosiasi dari dua dunia yang paling berpengaruh; dunia
pendidikan dan dunia usaha, menunjukkan bahwa keahlian yang paling utama
di pasar kerja, berdasarkan peringkatnya adalah:
1. Oral communication
skills
2. Interpersonal skills
3. Analytical skills
4. Teamwork skills
5. Flexibility
6. Computer skills
7. Proficiency in field of
study
8. Written communication
skills
9. Leadership skills
10. Work experience.
Perhatikan pula, bahwa semua skill di atas sangat ditentukan oleh
keahlian berkomunikasi secara oral. Berkomunikasi dengan berbicara.
Sebuah studi (1980) mulai menunjukkan bahwa 62% pekerja melihat
writing skill sebagai keahlian penting, dan 90% menyatakan bahwa
berkomunikasi dengan berbicara adalah juga penting. Menurut Anda – 26
tahun kemudian, bagaimana persentasenya? Para profesional menyadari
bahwa kesuksesan mereka sangat tergantung pada kemampuan presentasinya.
Penjual, petugas lapangan, konsultan dan penjual jasa, middle manager,
top eksekutif dan para pemimpin lainnya.
Riset menunjukkan bahwa para eksekutif, meluangkan waktunya untuk
berkomunikasi dengan berbagai pihak, setidaknya 45 menit setiap hari. 45
menit yang menentukan keberhasilan dan kesuksesan. 45 menit yang
membutuhkan sebuah keahlian.
Menjadi public speaker yang efisien dan efektif, akan memberi Anda
bekal dan alat untuk membuat perbedaan besar dalam bisnis dan masyarakat.
Bahkan, untuk membuat perbedaan dan mengubah dunia.
Keahlian public speaking dapat dipelajari. Kini saatnya Anda
meningkatkan kemampuan berbahasa dalam cara yang paling baik, dan
menguntungkan untuk semua situasi. Situasi pribadi, situasi sosial dan
situasi komersial. Saatnya bagi Anda untuk meningkatkan kualitas diri,
yang secara langsung akan meningkatkan kualitas pribadi, karir, profesi
dan bisnis Anda. Ini saatnya bagi Anda untuk mengubah diri menjadi
komunikator yang efisien dan efektif.
Menjadi komunikator yang jelas, tegas, berpengaruh, meyakinkan,
memotivasi, dan membuat orang lain melakukan tindakan sesuai keinginan
Anda. Dan itu semua, dimulai dengan kepercayaan diri dalam berkomunikasi
secara publik.
Bukankah itu yang menjadi cita-cita Anda? Ya! Dan itulah juga yang
menjadi cita-cita setiap orang dewasa.
----------
sumber: internet (maaf, kami tidak mengetahui
penulis ataupun penerbitnya)
*******
|