| |
Elemen Berbicara dan Mendengarkan
Terjemahan bebas dari materi dalam:
Journal of Augustus 1997 The Institute of Management
Excellence
METODE KOMUNIKASI
Para ahli mengatakan bahwa
komunikasi disusun dengan beberapa metode: kata-kata, suara, tekanan
suara, dan berbagai sinyal non verbal. Dari semua itu, beberapa memiliki
efektifitas yang lebih tinggi dari pada yang lain dalam proses
penyampaian pesan. Berdasarkan riset yang dilakukan, dalam suatu
percakapan:
Kata-kata memiliki
efektifitas 7% Tekanan suara memiliki efektifitas 38% Sinyal non verbal
memiliki efektifitas 55% (lihat catatan kaki).
Yang dimaksud dengan Sinyal
non verbal adalah termasuk:
-
Bahasa tubuh (misalnya:
persilangan tangan, cara berdiri, cara duduk, sikap rileks, dan
sikap tegang)
-
Emosi dari pengirim
pesan dan penerima pesan (misalnya: berteriak, berbicara provokatif,
antusias)
-
Faktor penghubung antar
manusia yang lain (misalnya teman, musuh, kesamaan profesi,
persamaan atau perbedaan umur, persamaan filosofi, sikap,
pengharapan)
Dengan kata lain, APA yang
Anda katakan tidaklah sepenting BAGAIMANA mengatakanya!
Sebuah pesan yang buruk,
disampaikan oleh seorang pembicara yang kharismatik, diisi dengan energi
dan antusiasme, akan diterima sebagai sebuah pesan yang brilian.
Sebuah pesan yang luar
biasa, disampaikan oleh seorang pembicara yang tidak tertarik dengan
topik dalam pesan itu, tidak akan diterima oleh audience dengan antusias.
Salah satu contoh klasik
dari komunikasi verbal yang hebat adalah pidato "I Have A Dream" yang
disampaikan oleh Martin Luther King.
Mengapa pidato itu menjadi
legenda besar? Sebab pidato itu diisi dengan citra visual yang penuh
kekuatan yang memprovokasi emosi audience, disampaikan dengan
bersemangat oleh seseorang yang menangkap impian dari setiap ras manusia.
Sejalan dengan waktu, pidato itu bergeser menjadi lambang harapan bagi
semua orang, tanpa melihat rasnya.
ELEMEN BERBICARA
-
Bahasa tubuh
-
Kualitas suara
-
Niat di belakang
pembicaraan
-
Cara: langsung atau tidak,
keramahan
-
Pakaian (gaya, warna,
kepantasan pada situasi)
-
Alat bantu visual,
animasi
-
Kontak mata
-
Emosi dan kekuatan
-
Konsep dan tata nilai
pribadi
-
Konsep dan tata nilai
orang lain
-
Kemampuan mendengar,
menangkap isi utama pesan
-
Berbicara dari hati
-
Energi
-
Setting, waktu, tempat
dan timing
-
Bagaimana pembicara
menguasai pesan yang akan disampaikan
-
Sensitifitas
-
Ritme dan kecepatan
-
Sikap dan kepercayaan
diri
-
Raport dan reputasi
-
Agenda
-
Tujuan berbicara dan
berkomunikasi
-
Kejelasan
-
Pemahaman kapan harus
diam, menengahi, dan mengawasi
ELEMEN MENDENGAR
-
Ketertarikan pada
pembicara
-
Kontak mata
-
Niat untuk secara penuh
awake dan aware
-
Keterbukaan: kepada diri
sendiri dan orang lain
-
Perhatian
-
Mendengar diri sendiri
-
Feedback
-
Bahasa tubuh
-
Perubahan pola-pola dalam
mendengar
-
Harapan
terhadap pembicara, terhadap pesan yang disampaikan, dan terhadap
agenda mereka
Catatan
kaki: Diupdate Maret 2003: Berdasarkan survey pengunjung. Dipercayai
bahwa persentase ini dikembangkan oleh Professor Albert Mehrabian, dan
dipublikasi dalam bukunya "Silent Messages" tahun 1971. Sumber lain
menyebutkan hal yang kurang lebih sama, yaitu "What is Non Verbal
communication" - Chapman University, dan "Non Verbal Communication' oleh
Professor Albert Mehrabian (Chicago: Aldine-Atherton, 1972). Persentase
terakhir dari berbagai sumber mengatakan Kata-kata 7%, Tekanan suara 43%
dan Sinyal non verbal 50%.
Dicopy
dari: milis-bicara.blogspot.com
*******
|
|